Semua Kesulitan -insya Allah- Bisa Anda Taklukkan

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS.94:6)

Karakteristik manusia unggul selalu tertantang pada kesulitan-kesulitan bahkan ada manusia tertentu dia senantiasa mencari tantangan baru untuk maju, sehingga dengan potensinya dia mampu mencari alternatif pemecahannya, memunculkan daya kreasi dan berdiri didepan sebagai pionir hebat. Dari kontribusinya itulah banyak orang akhirnya terbantu karena penemuan & inisitaif mereka. Darah dan keringat para pejuang yg terukir emas dalam sejarah itu membuat hidup jauh lebih mudah.

Pilihlah dan tekunilah jalan kesulitan untuk mempermudah orang lain, smg kita tercatat dalam barisan mereka itu.
“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya).”(QS.27:62)


Tulisan Ust. Ahmad berikut tepat untuk disimak :

Semua Kesulitan Bisa Anda Taklukkan

Kesulitan - kesulitan hidup akan semakin mendewasakan dan menguatkan anda , hanya jika anda bersedia menghadapinya , bukan menghindarinya
Tulisan ini saya dedikasikan untuk siapapun diantara anda yang saat ini sedang berhadapan dengan kesulitan kesulitan hidup yang tidak mudah anda atasi.Tetapi saya percaya kalau anda bekerja untuk mengatasinya dengan cara yang berbeda dan lebih cerdas , anda akan terheran -heran , ternyata anda bisa menaklukkan kesulitan kesulitan itu
Ketika mengajar di sebuah kelas DGSD ( Diklat Guru Sekolah Dasar ) di Surabaya , saya bertanya kepada mahasiswa mahasiswa saya seperti ini : peristiwa atau kejadian apa yang anda anggap ajaib yang dialami semua Nabi dan Rasul ? Maka jawaban yang muncul adalah : peristiwa Nuh membangun perau besar diatas bukit sebagai antisipasi terhadap akan terjadinya banjir besar . Semula kaumnya Nuh menertawakan , tetapi akhirnya mereka terperangah terhadap kebenaran kata kata Nuh , karena memang banjir besar itu benar benar terjadi . Yang lain ada yang menjawab : saat akhirnya Musa bersama kaumnya berhasil menyebrangi lautan merah dalam situasi yang begitu terjepit dan sangat tidak masuk akal karena mereka melewati lautan merah tidak dengan perahu yang mereka tumpangi.Mereka bisa menyebrang karena laut merah itu dibelah Tuhan untuk mereka . Ada lagi yang mengatakan bawa perjalanan Muhammad dalam peristiwa Isra’ Mi’raj adalah sebuah keajaiban .

Saya kemudian bertanya :” apakah semua peristiwa peristiwa ajaib itu datang dengan tiba tiba? Apakah semua anugrah dan pertoongan Tuhan yang datang secara menakjubkan itu sampai kepada mereka dengan gratisan ? “.Mahasiswa mahasiswa saya menjawab : “Tidak “.”Berarti semua peristiwa peristiwa ajaib itu datang lepada mereka tentu didahului oleh syarat syarat yang mendahuinya kan?” Begitu selanjutnya saya bertanya . “ Benar “ lanjut mahasiswa mahasiswa saya.
Saya lalu mengatakan bahwa semua peristiwa ajaib itu datang sebagai buah dari 3 hal :

  1. Pertama adalah buah keimanan atau keyakinan yang kuat kepada kemutlakan kekuasan Allah yang melampaui dan mengatasi seluruh hukum sebak akibat dialam semesta ini .

  2. Kedua adalah buah dari kerja keras berjuang menyampaikan risalah-Nya .

  3. Ketiga adalah buah dari harapan dan kepasrahan total kepada-Nya .


Saya lalu meminta mahasiswa saya untuk sejenak menulis masalah dan kesulitan besar yang mereka hadapi . Mereka lalu menyebut masalah jodoh , masalah hutang , masalah kerja dan lain – lain?
Kemudian saya mengatakan :apa anda kira Tuhan akan mengantar jodoh , uang dan pekerjaaan kepada anda? apa anda kira bahwa semua masalah anda itu akan selesai secara ajaib dan gratisan begitu saja? Tidak tidak , anda harus memiliki 3 syarat agar mendapatkan jalan keluar dari masalah anda secara ajaib dan menakjubkan yaitu keyakinan , kerjakeras dan harapan serta kepasrahan total kepada-Nya .
Saya lalu menjelaskan bagaimna seorang laki laki yang terbelit hutang , yang datang kepada Nabi , lalu diajarkan doa : Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari sedíh dan duka , dan aku berlindung kepada-Mu dari lemah dan malas , dan aku berlindung kepada-Mu dari pengecut dan bakhil , dan aku berlindung kepada-Mu dari dililit hutang dan dikuasai orang lain , lalu beberapa waktu setelah itu dia datang menghadap Nabi untuk melaporkan bahwa hutangnya telah terbayar.
Lagi lagi saya bertanya kepada mahsasiwa saya : apa anda kira orang ini hanya berdoa saja lalu Tuhan mengantarkan uang kepadanya untuk membayar hutangnya?.Tentu tidak kan.
Sesungguhnya memang doa itu menyimpan formula bagaimana menaklukkan kesulitan secara menakjubkan .Alhamdulillah saya sudah pernah menpraktekkannya selama dua kali. Dan dua kali pula , Allah benar benar membimbing saya menaklukkan kesulitan kesulitan hidup yang saya hadapi ( dalam tulisan lain , saya akan menceritakannya ).

Formula Pertama :Membangun Mental Positif dan Konstruktif
Bagian pertama dari doa ini adalah Ya Allah aku berlindung kepadamu dari sedih ( HAMMI) dan duka ( HAZN) .Dua kata ini sedih ( HAMMI ) dan duka ( HAZN) memiliki hakekat yang sama yakni jiwa yang susah – stres – tertekan – sedang dalam keadaan negatif dsb.Tetapi HAMMI datang dari masa depan . Tepatnya HAMMI adalah jiwa yang susah –stress-tertekan dan sedang dalam keadaan negatif karena kita terlalu takut pada resiko masa depan .Sementara HAZN adalah jiwa yang susah –stress-tertekan dan sedang dalam keadaan negatif karena trauma berbagai peristiwa dan kejadian buruk masa lalu..
Jadi lewat doa ALLAHUMMA A’UDZUBIKA MINAL HAMMI WAL HAZN Nabi hendak mengajarkan kita untuk bisa keluar dari dua perangkap kesediahan yang datang dari dua waktu yang berbeda .Sebab kalau tidak kita akan kehilangan harapan . Kita juga akan mengalami penurunan kualitas keyakinan dan kehilangan kemampuan untuk berpikir positif .

Jadi yang harus dilakukan oleh setiap orang yang menghadapi problem berat dalam kehidupan ini adalah keluar dari perangkap kesedihan dan duka dan segera membangun mental positif dan konstruktif seperti optiimis , penuh harap , yakin bahwa dibalik setiap kesulitan selalu tersedia jalan keluar , sabar serta kepasrahan total kepada-Nya
Formula Kedua : Bekerja Membangun Keunggulan Tanpa Kenal Henti
Akar dari setiap ketidak mampuan manusia menghadapi dan menyelesaikan problem problem hidupnya adalah karena dia memiliki kelemahan dan malas bertindak . Seringkala kalau saya mengajar , saya bertanya pada sejumlah peserta training saya : bapak atau ibu masih ingat teman bapak / ibu di SD yang sekarang ternyata – tanpa mengurangi rasa hormat pada mereka – masih saja bekerja jadi tukang becak , buruh bangunan murahan , sementara bapak dan ibi sudah jadi orang sukses seperti sekarang ini .Apa yang membuatmereka tetap tidak berubah hingga sekarang ini ? Kelemahan dan kemalasan kan ?. Mereka semua setuju dengan pedapat saya ini. Itulah sebabnya mengapa Nabi mengarahkan siapapun yang sedang menghadapi kesulitan hidup agar dia bekerja keras menjauhkan dirinya dari kelemahan dan kemalasan .Hidup ini tidak akan pernah memberi kesempatan untuk berhasil kepada siapapun yang lemah dan malas.OLeh karenanya bekerja memperlengkapi diri dengan sebanyak mungkin keahlian -keterampilan -keunggulan dan sebagainya dengan penuh kegigihan dan tanpa kenal lelah adalah tiket menuju sukses

Formula Ketiga :Mengambil Langkah Berani Mengambil resiko dan Mau Membayar semua Ongkos Jalan Menuju Penyelesaian
Banyak orang memiliki ijasah dari perguruan tinggi negri , bahkan bergelar ini dan itu , tapi faktanya kemudian mereka seringkali gagal mendaki ketangga kesuksesan yang lebih tinggi. Mereka sering kita jumpai menjadi pengangguran terdidik .Jika ada masalah dan kesulitan tidak mudah bahkan tidak bisa mengatasinya .Penyebabnya adalah mentalitas pengecut dan pelit berkorban dengan semua sumberdaya yang dimilikinya .Inilah yang oleh Nabi diarahkan agar dihindari .Dengan demikian beliau mengarahkan kepada semua orang yang ingin berhasil dalam hidupnya agar berani mengambil resiko dan mau membayar semua ongkos yang dibutuhkan menuju suksesnya. Jadi sekarang rancanglah sejumlah langkah baru dengan lebih berani mengambil resiko untuk keluar dari kesulitan kesulitan anda , serta berikanlah lebih banyak lagi waktu , tenaga, pikiran dan uang anda sebagai biayanya

Formula Keempat :Selalu Berusaha Menjadi Pribadi Mandiri
Secara psikologis memang kita lebih suka memilih berhutang budi dengan mudah menerima uluran bantuan orang lain kepada kita , tetapi kita umumnya tidak sadar bahwa dalam rentang waktu yang panjang ini akan menimbulkan kebiasaan untuk selalu bergatung kepada orang lain . Untuk beberapa saat , ketika kita tidak mampu menghadapi dan menyelesaikan problem yang kita hadapi , bolehlah kita meminta bantuan orang lain . Tetapi selanjutnya kita harus mengembankan kemandirian dalam menghadapi tantangan – tantangan yang kita hadapi , karena tidak selamanya kita memiliki kesempatan untuk meminta bantuan kepada .orang lain .Itulah sebabnya akhir dari arahan Nabi dalam doa yang diajarkannya kepada laki laki yang datang kepadanya adalah : dan aku berlindung kepada-Mu dari dililit hutang dan dkuasai orang lain.

*Tulisan trainer Ahmad Arqom/ www.trustcosurabaya.com

Comments

Popular posts from this blog

Hitung-hitungan Kalori

Menjelajah Dunia dengan Google

Kesempatan kuliah online di Al Madinah International University