Posts

Showing posts from January, 2008

Islam Rahmatan lil 'Alamin

"Jangan pipis dan e'e di lobang tanah yang kemungkinan terdapat hewan hidup di dalamnya".

Demikian salah satu etika buang air besar yang  dibacakan Kyai Achid, "Karena bisa jadi di dalam lobang itu terdapat hewan yang lemah, akibatnya hewan tadi bisa terganggu dan tersakiti. Atau mungkin di dalamnya terdapat hewan yang kuat, maka kita yang justru akan tersakiti. Atau bisa jadi lobang tersebut
merupakan tempat tinggal Jin".

Kyai Achid lalu mengutip Firman Allah Ta'ala dalam Surat al-Anbiya ayat 107 yang bunyinya, "Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam."

Beliau menjelaskan bahwa Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin. Dengan sedikit berkelakar beliau berasumsi bahwa lobang tanah tadi dihuni oleh semut-semut. "Di sore hari, semut yang masih a be ge mungkin sedang asyik bercengkrama dan pacaran. Dan harap dipahami b…

Apa Yang Kita Dapat Dari Soeharto?

Assalamualaikum w.w.

Saya terguncang, sungguh!

Ahad siang itu, saya tertidur sejenak. Saya terbangun, kemudian langsung menyalakan TV dan melihat Mbak Tutut sedang memberikan konferensi pers sambil sesenggukan. Paginya, sekitar pukul 10.00 WIB, saya sempat mendengar kabar di televisi tentang kondisi Pak Harto yang semakin kritis, bahkan lebih kritis daripada kondisi sebelumnya sejak dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Sejak mendengar kabar itu sebenarnya sudah ada feeling bahwa beliau akan berpulang, namun ketika hal itu terjadi juga, tetap saja hati ini terguncang.

Pak Harto sudah berpulang. Maybe it's for the best.

Kelembutan hati adalah satu dari sekian banyak kelezatan iman. Rasulullah saw. dan para sahabatnya bisa menuntut balas kepada seluruh penduduk Mekkah ketika mereka memasuki kota tersebut sebagai pemenang, dan mereka berhak atas itu. Akan tetapi, hati yang lembut akan tersentuh melihat tatap-tatap tak berdaya di kota itu. Kita bukan
umat buas yang menyiks…

Aku Tetap Bertahan dalam Keimanan

dakwatuna.com - Hari itu kami berkumpul di Masjid Al Hikmah New York. Di antara rangkaian acara, selain pengajian ada acara khusus syukuran salah seorang anak muda Indonesia yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di Oswego University New York. Anak muda itu sangat sederhana. Orang-orang memanggilnya Adit. Nama lengkapnya Aditiya Perdana Kurniadi.

Dalam sambutannya yang sangat mengesankan, anak muda itu menyatakan bahwa keberhasilan yang ia capai bukan karena kehebatan yang ia memiliki.

Ia berkata: "Aku bukan seorang yang cerdas, juga bukan seorang manusia luar biasa. Banyak kelemahan yang aku miliki. Aku sering kali lupa hafalan. Otakku tidak sanggup merekam data-data ilmu yang begitu banyak. Tapi aku tahu bahwa aku sangat lemah. Karenanya aku berkerja keras. Siang dan malam aku belajar. Aku kurangi jatah tidurku".

"Bukan hanya itu" katanya lebih lanjut, dan ini yang sangat membuat banyak orang kagum padanya saat itu. "Aku yakin bahwa segala kehebatan ha…

Kisah Teladan dari Ahmadinejad

Image
Posted by: kang aden | Agustus 3, 2007



Dari e-mail berantai yang dikirim seorang teman, saya menbaca sebuah tulisan yang menarik tentang kehidupan Presiden Iran: Ahmadi Nejad yang saya fikir bagus juga kalau di-posting disini. Tapi bagaimana itu kan tulisan orang? Lalu saya coba men trace-back untuk menemukan pengirim pertama dari e-mail itu lalu didapatlah nama Ida. Kepada beliau saya katakan apabila ini tulisan beliau, saya mohon agar di-izinkan untuk memposting tulisan tersebut di blog ini dan ternyata beliau mengizinkan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Ida.Inilah tulisannya:
TV Fox (AS) menanyakan pada Presiden Iran Ahmedi Nejad; "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."
Berikut adalah bagaimana penyiar menggamb…

Mati Mendadak Saat Berolahraga, Mengapa?

Image
Hot TopicMon, 07 Jan 2008 16:00:00 WIB Sudden death atau mati mendadak, itulah yang dialami pelawak kenamaan Basuki, 12 Desember lalu, Pemilik nama lengkap H. Agus Basuki bin Suwito Hadiwiryono, yang lahir 5 Maret 1956 silam ini meninggal saat tengah bermain futsal di Gedung MS Futsal, Cibubur, Jakarta Timur.

Menurut Margono, rekan sepermainannya, Mas Karyo, begitu ia kerap disapa, oleh dokter dinyatakan meninggal akibat serangan jantung. Sugi, saksi mata sekaligus karyawan MS Futsal menyebutkan, bapak tiga anak dan kakek satu cucu ini kebetulan bermain tanpa pemanasan terlebih dahulu.

"Almarhum datang terlambat, dan baru bergabung di lapangan sekitar pukul 18.30. Permainan sudah berlangsung sejak pukul 18.00. Sekitar 15 menit sejak masuk ke lapangan tiba-tiba dia terjatuh di dekat papan skor. Rekan-rekannya langsung memberikan pertolongan. Saat itu terdengar napasnya seperti mendengkur," tutur Sugi dalam sebuah wawancara.

Setelah diberikan napas buatan, almarhum dilarikan …

Sayyid Qutb dan Ayat-Ayat Jihad

Sayyid Qutb adalah pemikir besar.  Ia dikenal dalam pergerakan Ikhwanul Muslimin, Militansinya memberikan magnet kuat kader ikhwan.  Apa hubungan Sayyid Qutb dengan jihad?
Rabu, 11 Januari 2006
Oleh: Rahmat Hidayat Nasution*
Tulisan ini berawal dari artikel Dr. Syamsuddin Arif yang dimuat di web site ini tanggal 1 januari 2006, berjudul "Memahami Konsep Jihad".  Artikel tersebut memancing spirit penulis untuk mengkaji jihad dalam "bacaan" Sayyid Qutb. Selain karena beberapa bulan ini istilah jihad dicampur-adukkan dengan tindakan 'terorisme', juga karena beberapa bulan yang lalu Wakil Presiden RI kita sempat mengusulkan untuk melarang buku-buku karyanya.

Sebagaimana yang telah diketauhi, Sayyid Qutb adalah salah seorang pemikir besar Islam kontemporer. Sosoknya sangat terkenal dalam pergerakan Ikhawanul Muslimin, bahkan dirinya tergolong sebagai pensyarah ideologi Ikhwan .

Militansi, kecerdasan dan keistiqomahannya diiringi dengan tulisan dan ceramahny…

Besok, 1 Muharram 1429 H

Hijrah, Perubahan

Oleh : Asro Kamal Rokan

Jarak Makkah-Madinah melalui jalan raya lebar dan mulus, sekitar 470 km. Dengan kendaraan, jarak kedua Kota Suci ini ditempuh sekitar lima sampai tujuh jam. Di sepanjang jalan, kiri dan kanan, yang ada hanya gunung-gunung batu dan padang pasir tandus. Tidak ada pepohonan apalagi sungai yang mengalir. Bayangkan kondisi 1428 tahun lalu. Belum ada jalan sebaik itu, belum ada kendaraan dengan alat pendingin dan pengatur kecepatan. Masa itu, Rasulullah Muhamamad SAW dan Abu Bakr yang sengaja menghindar dari jalan utama bahkan melewati Jeddah karena dikejar-kejar musuh yang akan membunuhnya mengarungi samudera padang pasir, melintasi gunung-gunung batu yang terjal dan curam. Tidak ada tempat berteduh, kecuali di celah-celah gunung batu. Situasi politik dan keamanan di Makkah ketika itu sangat mengancam jiwa Rasulullah dan pengikutnya. Pilihannya adalah hijrah ke Yastrib (Madinah). Sampai di Madinah, selama tujuh hari perjalanan dengan menunggang o…

Ketika Mulut Tak Lagi Berkata

Penyair Taufiq Ismail menulis sebuah artikel tentang Krismansyah Rahadi
(1949-2007) di majalah sastra HORISON.
Krismansyah Rahadi (1949-2007):
KETIKA MULUT, TAK LAGI BERKATA

TaUFIQ ISMAIL

Di tahun 1997 saya bertemu Chrisye sehabis sebuah acara, dan dia berkata, "Bang, saya punya sebuah lagu. Saya sudah coba menuliskan kata-katanya, tapi saya tidak puas. Bisakah Abang tolong tuliskan liriknya?" Karena saya suka lagu-lagu Chrisye, saya katakan bisa. Saya tanyakan kapan mesti selesai. Dia bilang sebulan. Menilik kegiatan
saya yang lain, deadline sebulan itu bolehlah. Kaset lagu itu dikirimkannya, berikut keterangan berapa baris lirik diperlukan, dan untuk setiap larik berapa jumlah ketukannya, yang akan diisi dengan suku kata. Chrisye menginginkan puisi relijius.

Kemudian saya dengarkan lagu itu. Indah sekali. Saya suka betul. Sesudah seminggu, tidak ada ide. Dua minggu begitu juga. Minggu ketiga inspirasi masih tertutup. Saya mulai gelisah. Di ujung minggu keempat tetap buntu.…

The Pig’s Brother

Dikutip dari : http://agorsiloku.wordpress.com/2006/11/13/keistimewaan-babi-bag55/
Catatan : sumber asli tidak tahu. Babi dari dulu bertanggungjawab atas terjadinya berbagai macam penyakit. Umumnya penyakit yang ditimbulkan oleh babi sangat-sangat misterius.Tahun 1918, babi bertanggungjawab atas berjangkitnya penyakit yang
bernama "Spanish Flu". Menurut kabar resim 21 juta nyawa melayang akibat penyakit ini. Kabar tak resmi menyebut angka 40 juta.Belum lama, ketika berjangkit SARS, babi juga jadi monster yang menakutkan. Semenanjung China dan Singapura jadi sepi pengunjung. Lalu, lagi-lagi babi yang menjadi biang kerok merebaknya Nipah Virus, yang membunuh sedikitnya 100 orang di Malaysia.Bulan Agustus 2005, di China puluhan orang mendadak mati, dengan gejala misterius, seperti mual, demam, muntah-muntah dan pendarahan di bawah kulit. Mereka adalah para petani yang secara langsung melakukan kontak dengan babi-babi.
Sekarang di Indoensia sedang heboh membicarakan Flu Burung.…