Posts

Anarki dan Mengisi Kekebalan Tubuh

Anarki dan Mengisi Kekebalan Tubuh Jumat, 6 Jun 08 07:25 WIB Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pak Ustad, mungkin bukan wewenang pak ustad untuk menjawab namun hanya mohon saran hubungannya dengan akidah. Suasana memanas saat ini setelah insiden Monas kemarin, ada hal yang ganjil di mana 8000 Banser Anshor mengisi tubuh dengan kekebalan guna siap berperang melawan FPI, Astagfirullah. Dilakukan di Musholla, habis berwudhu' lantas dituliskan rajah bahasa arab di punggung, diberi air, doa-doa dan spiritual lainnya hingga mengetes kekebalan. Bagaimana pandangan Pak Ustad dari sisi akidah Syariah, kenapa kyai-kyai NU tidak bersuara? Mau dibawa ke mana akidah mereka? Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Nazla Jawaban Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sedikit mengomentari insiden di Monas kemarin, kami sampaikan bahwa tidak ada pihak yang paling berbahagia saat ini melihat sesama umat Islam saling bermusuhan dan baku hantam, kecuali ib...

Dibalik Insiden Monas 1 Juni 2008

Image
Oleh Ihsan Tandjung Apa kaitan antara Insiden Monas 1 Juni 2008 dengan Penetrasi Ideologi ? Apa kaitan antara FPI, AKKBB, Ahmadiyah, Pemerintah SBY-YK, Negara Amerika Serikat dengan Penetrasi Ideologi ? Di balik Insiden Monas tersebut terdapat cukup banyak perkara yang bisa kita inter-relate satu sama lain. Siapa sesungguhnya yang memperoleh "keuntungan" dari terjadinya peristiwa yang konon semakin merusak citra negara Indonesia di mata dunia? Seperti kita ketahui bahwa hari-hari menjelang Insiden Monas adalah hari-hari di mana kota-kota besar di Indonesia diwarnai oleh maraknya demo mahasiswa dan aneka elemen masyarakat menolak kebijakan kenaikan harga BBM. Saking maraknya demo-demo tersebut sehingga fihak inteligen mulai menuduh adanya " grand design " di balik itu semua. Sudah barang tentu pemerintahan SBY-YK menjadi kewalahan menghadapinya. Apalagi suasana menjadi lebih " memojokkan " pemerintah manakala disinyalir terjadi unsur pelanggaran berat HA...

Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas

Image
Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas Minggu, 8 Jun 08 20:01 WIB Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya: Habib Muhammad Rizieq Syihab Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam. Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan siapa pun. ...

Berjodoh dengan Raket!

Image
Berjodoh dengan Raket! Bagi yang serius bermain bulutangkis, sebaiknya pilih raket yang sesuai dengan karakter permainan Anda. Pilihan yang tepat, akan membantu permainan Anda. Raket dengan teknologi yang dimiliki kerap menjadi faktor penting atlet bulutangkis. Teknologinyapun berkembang signifikan, dari semula menggunakan bahan material kayu hingga raket yang dikenal sekarang sudah menggunakan bahan aluminium atau titanium, dengan pertimbangan bahwa bahan aluminium lebih ringan hingga bisa memaksimalkan teknik pukulan. Awalnya, pada zaman pertengahan, di Inggris dikenal sebuah permainan yang menggunakan shuttlecock dengan pemukul berupa dayung atau tongkat yang kala itu disebut battledores. Dayung atau tongkat tersebut digunakan untuk memulul shuttlecock dan menjaga agar tetap di udara serta mencegahnya menyentuh tanah. Perkembangan pemukul yang belakangan dikenal dengan nama raket ini terbilang pesat, pada awalnya secara tradisional raket dibuat dari bahan kayu. Pemilihan bahan ...

Pernahkah kau terpikir akan makna sholat?

Ungkapan ini tercetus dalam benakku saat ku membaca sebuah artikel yang mengutip tulisannya Zamzam AJT, yang intinya bahwa ibadah sholat yang dicontohkan Rasulullah SAW mengisyaratkan terjadinya perubahan keadaan (state) secara bertahap. Dari tulisan tersebut, tiba-tiba saja muncul suatu ilham dalam benakku. Coba kita lihat, gerakan-gerakan yang kita lakukan dalam satu rakaat. Satu rakaat dimulai dari berdiri tegak takbiratul ihram dan diakhiri dengan sujud. Kepala yang mula-mula berada di atas secara bertahap menuju ke bawah,yaitu ke tanah, atau ke bumi. Tak hanya itu, gerakan sujud yang disyariatkan berjumlah dua kali, sedangkan gerakan yang lain HANYA satu kali. Ada rahasia apa dibalik gerakan ini? Begitupun serangkaian kalimah takbir "Allahu Akbar" yang diucapkan di setiap perubahan kondisi, dari berdiri ke ruku, dari berdiri ke sujud, sujud ke duduk iftirasy, dan duduk iftirasy ke sujud kedua. Menurut Zamzam, serangkaian kalimah takbir tersebut menunjukkan proses ke...

Keteladanan Murabbi

Image
Sumber: Tim dakwatuna.com Pernahkah Anda mengalami suatu saat ketika Anda membuka mushaf dan Anda mulai membaca Al-Qur'an kemudian anak-anak Anda datang mendekati Anda sambil membawa buku Iqra'nya lalu mereka melakukan hal yang sama seperti apa yang tengah anda lakukan? Pernahkah Anda mendapatkan mutarabbi (objek dakwah/peserta didik/murid) Anda mengerjakan shaum (puasa) sunnah padahal Anda secara eksplisit tidah pernah menyuruhnya? Hal tersebut dilakukan oleh mutarabbi Anda hanya karena ia mendapatkan Anda juga melakukan shaum sunnah pada hari-hari sebelumnya. Pernahkah Anda mengalami khadimat Anda perlahan-lahan menyesuaikan diri dan penampilannya di tengah-tengah keluarga Anda, mulai terbiaasa mengenakan gaun panjang, memakai kerudung walau pada awalnya cuma nempel di atas kepala, tapi toh lama kelamaan ia menjadi terbiasa berjilbab baik ketika ia bekerja di dalam rumah apalagi di luar rumah? Padahal isteri Anda belum pernah berkata kepadanya bahwa memakai ji...

Hari yang Lamanya Lima Puluh Ribu Tahun

Image
Oleh Ust. Ihsan Tandjung Tokoh penuh hikmah Luqmanul Hakim pernah menasihati anaknya. "Anakku, hiduplah untuk duniamu sesuai porsi yang Allah berikan. Dan hiduplah untuk akhiratmu sesuai porsi yang Allah berikan." Tak seorangpun tahu berapa lama jatah hidupnya di dunia fana ini. Ada yang mencapai 60, 70 atau 80-an tahun. Ada yang bahkan berumur pendek. Wafat saat masih muda beliau. Yang pasti tak seorangpun bisa memastikan porsi umurnya di dunia. Pendek kata Wallahu a'lam , Allah saja yang Maha Tahu. Adapun jatah hidup kita kelak di akhirat adalah tidak terhingga . Kita insyaAllah bakal hidup kekal selamanya di sana. خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا Alangkah senangnya bila hidup kekal tersebut dipenuhi dengan kenikmatan surga. Namun, sebaliknya, alangkah celakanya bila kehidupan abadi tersebut diisi dengan siksa neraka yang menyala-nyala. "Ya Allah, kami mohon kepadaMu surgaMu dan apa-apa yang mendekatkan kami kepadanya, baik ucapan maupun perbuatan. Ya Allah, kami b...